Home / Dana Abadi (Donasi 5000 Plus) / Kenapa 5000, 10%, 20%, dan 75%

Kenapa 5000, 10%, 20%, dan 75%

Program Dana Abadi akan mengakumulasikan dana yang masuk, yang nilainya bertambah dari waktu ke waktu. Misalnya, dana sudah terkumpul 100 juta, dana ini tidak akan pernah disalurkan secara langsung, tapi hasil investasinya yang akan disalurkan. Dengan nilai 100 juta mungkin akan menghasilkan 500 ribu per bulan apabila dimasukkan deposito.

Pertanyaannya, kenapa kita masih perlu menjadi donatur dan mendonasikan Rp.5.000,- / bulan? Bukannya bisa membuka sumbangan bebas saja dan tidak perlu disamakan.

Jawabannya adalah kembali dari spirit awal program donasi ini. Bahwa setiap donatur adalah setara (egaliter) dan sebagai token/simbol kesetaraan, setiap donatur dituntut untuk berdonasi 5 ribu rupiah per bulan. Manfaat nyata dari donasi ini adalah:
– Simbol kesetaraan antar para donatur
– Memiliki satu suara sebagai hak untuk menentukan kemana donasi disalurkan
– Bersama-sama secara kontinu tetap mendukung dan meningkatkan nilai Dana Abadi

Demikianlah kenapa para donatur tetap perlu berdonasi 5 ribu rupiah setiap bulannya, walau pun di luar itu bisa memberikan sumbangan lain.

Kemudian, dalam diagram aliran dana abadi, hasil dari investasi bisa dialirkan ke tiga saluran sebagai berikut.
1. Maksimal 10% dana ditahan untuk ditambahkan dana abadi
2. Maksimal 20% dana bisa dipakai operasional.
3. Minimal 75% dana harus disalurkan kepada penerima donasi yang terpilih.

Adakah alasan dari rincian-rincian tersebut di atas?
Program Dana Abadi ini diharapkan sebisa mungkin berkembang dan independen dengan memberikan jalan dan aturan yang mendorong keindepenan tersebut. Dengan menyisihkan 10% dari hasil investasi, maka akan menjamin meningkatnya dana abadi walau tidak ada dana yang masuk sekalipun dari donatur. Walau pun demikian, nilai ini ditetapkan secara kondisional apabila diperlukan. Oleh karena itu besarannya adalah maksimal 10%.

Selanjutnya, maksimal 20% bisa dipakai untuk dana operasional. Mau tidak mau, selalu ada dana operasional terutama pada saat penyaluran. Dalam jangka panjang, bagi para petugas atau yang berketepatan membantu menyalurkan donasi mesti ada semacam dana yang dipakai untuk operasional penyaluran. Entah itu untuk ongkos transportasi atau untuk beli minum di warung alakadarnya. Dengan demikian akan mendorong terlaksananya kegiatan penyaluran donasi.

Selanjutnya, yang utama adalah porsi terbesar dan merupakan esensi dari kegiatan ini yaitu penyaluran dana ke penerima donasi yang terpilih. Dengan ditetapkannya angka minimum 75% maka akan menjamin bahwa sebagian besar hasil investasi akan sampai ke penerima dana.

Demikian penjelasan sekilas tentang angka-angka yang telah ditetapkan semata-mata untuk mendorong sehatnya kegiatan Dana Abadi dengan tetap terjamin kelanggengannya.

Dana Abadi

Dana Abadi

Scroll To Top